01 July 2015

...

Pernah di suatu masa,
Saya percaya kamu yang terbaik,
lalu saya menutup mata dari segalanya.
Bagi saya, kamu selalu yang terbaik,
walau berapa kali mereka bilang saya buta.

Kini tanda mulai berdatangan,
dan entah kenapa semakin mendesak ke arah lain.

Di tengah kelelahan menyangkal,
saya sadar,
terlalu naive jika mengabaikan semua ini.

Lalu saya jadi murung dan merenung.
Berdialog, dengan sesuatu yang ada di dalam saya.

Saya jadi ingin sendiri,
walau saya selalu benci sendirian..

0 comments: