19 September 2012

Nihil

Mata tak mau terpejam,
pikiran terus berkelana dan tak mau pulang.
Mulut terus mengatup, meski banyak yang ingin diungkap.

Hati tak lagi punya rasa. 
Tawar.

Yang ditunggu tak kunjung datang,
Nurani tak mau lagi berbicara.

Rasa kehilangan menggerogoti,
dibalut otak yang tak lagi bekerja.
Semua berhenti.

Dan saya?

Nihil.


0 comments: