30 July 2019

Utuh

Dia yang tak utuh,
akan selalu mencari,
dan menjadi benalu.

Baginya,
dirinyalah yang paling menderita.

Oi, sadar.

Keutuhan tak bisa didapat dari orang lain.

Selalu ada pilihan

Di tengah keletihan,
mudah rasanya kehilangan akal sehat,
untuk meledak dan memaki,
Terutama kepada dia yang kecil dan lemah,
yang sedari tadi tak berhenti menangis entah kenapa.

Kamu bisa dengan mudahnya marah dan membentak.
Tapi untuk apa?
Kamu perlu pengakuan kah?

Kalau semua itu hanya untuk memberikan kamu sedikit kelegaan,
ingat akan luka jangka panjang yang akan dibawanya.

Selalu ada pilihan.

Tak perlu muluk-muluk.
Bersabarlah, sedikit lebih banyak lagi.
Bersabarlah, sedikit lebih lama lagi.

Selalu ada pilihan.

Semoga kamu selalu memilih untuk mengalahkan ego mu.

26 March 2019

Pengingat sederhana untuk kamu,

Kekuatan terletak di pikiranmu.
Apa yang kamu pikirkan, 
itu yang akan menjadi kenyataan. 
Gunakan pikiranmu dengan baik.

Hari-hari akan terus bergulir,
gunakan waktu dengan bijaksana.

Hidup tidak hanya berisi pencapaian hebat,
keberhasilan kecil juga perlu dirayakan.

Perbanyak stok sabar dan bersyukur.
2 kunci yang akan membantu kamu bahagia.

Tidak ada yang bisa memaksa kamu melakukan sesuatu,
kalau kamu tidak mau melakukannya.

Jangan biarkan kebahagiaan dipengaruhi orang lain.

Tinggalkan segala yang menyakitkan.
Tatap masa depan,
Kamu bukan produk masa lalu.

Kekhawatiran tidak berguna.
Sang Pencipta Semesta selalu memelihara.

09 February 2019

Drama!

Ia kecewa pada naluri nya yang salah.

Seharusnya ia percaya apa yang dikatakan mereka.
Tapi bodohnya ia terlarut.

Sampai di suatu titik,
ia menyadari,
mereka benar.

Baginya kini memang lebih mudah memilah.
Tapi tetap sulit berpura-pura.

Semoga tidak mengganggu lagi.

30 January 2019

...

Semakin asing.
Semakin sendiri.
Ia hidup dalam pikirannya.
Bergelut dalam ketakutan dan kekecewaan
yang tak mudah untuk dimengerti.

Bayangan masa lalu dan masa datang,
berganti dengan cepat dalam benaknya.
Seakan berebutan menjadi yang terutama.

Jengah.

Jeda.

Hidup harus disyukuri, kawan.