17 July 2010

akhirnyaaa,, :)

Jauh dari keramaian dan tawa mereka,
Aku meradang,
menerjang hati yang semakin tak mau diatur..

Galau bercampur dengan bisu yang menyesakkan,
Sungguh tak mampu ungkapkan apa yang menekan..

Begitu cengeng dan lemah,
hancurkan imageku dimata mereka..
Aku menggila,
Menyebalkan..

Bahwa disini hanya ada satu kekosongan yang nyata,
Menghisapku masuk ke dalamnya dengan sadis..
Karena dengan bodohnya aku lupa lagi tentang keabadian itu..

Maaf,
Untuk segala hal salah yang telah kuketahui namun tetap kulakukan..
Untuk segala komitmen yang lagi-lagi tak mampu aku lakukan..

Maaf,
Untuk setiap tulisan yang tak mampu kubalas,
Untuk hati yang terpaksa berpisah,
Dan seluruh rindu yang harus kutahan..

Maaf,
Untuk segala keluh kesah yang memuakkan,
Untuk segala harapan yang begitu tingginya melambung,
Hingga aku harus disadarkan bahwa kamu bukan siapa-siapa,,

Terimakasih untuk kalian,
Yang dengan rela ada untukku,
Terimakasih untuk segala perhatian,
Dan untuk kepercayaan yang telah kusia-siakan..

Aku lelah,
Semangat ingin bangkit berdesir,
Menari-nari diatas hasrat perubahan yang membuncah.

Temui aku esok hari dengan hati yang baru,
kecuali kamu,
Karena mungkin ini memang jalan terbaik..

09 July 2010

Sebuah kesendirian yang manis..

Setelah berpuluh-puluh kali
aku mengumpat penumpang bus yang egois,
Kini aku jadi salah satu dari mereka..

Kujejali telingaku dengan alunan lagu dari ipod mickey kecil,
Kuputar hingga volumenya semakin keras dan tambah keras lagi,
hingga mengalahkan kebisingan di sekitarku..

Ada suatu perasaan yang amat tenang,
ketika hari ini aku belajar untuk tak peduli,
tak mau tahu apa yang terjadi disekelilingku..

Sejenak kulupakan masalahku,
kutinggalkan rasa penat yang begitu menekan,
kulupakan semua hal yang memaksaku untuk tetap tersenyum,

berbaur dalam alunan harmoni ipodku,
hingga aku tersadar untuk segera balik dalam kehidupan nyata..

Ah!
Siang ini siang yang indah..
Sebuah kesendirian yang manis.. :)

..........

Jika kamu masih seperti yang dahulu,
Ingin kubenamkan diriku dalam pelukanmu seutuhnya..

Tapi sayang,
kini kamu bukan lagi dia,
Aku tak kenal kamu..
Bersamamu menjadi suatu momok yang menakutkan..

Aku benci kamu,
Karena kamu buat aku gila setiap malam,
Lewat teriakan2 yang tak mampu kulontarkan.
Lewat tangisan perih yang tak mampu kuutarakan...

Kini kamu halangi setiap langkahku menggapai tujuan,
Kamu buat aku jatuh berulang kali,
Hingga sulit bagiku tuk bangkit lagi..

Beritahu aku apa yang kamu inginkan?
Aku tak melihat adanya cinta disana..

Lelahku,
Aku muak dengan segalanya,

Meski hati ini meronta meneriakkan kata cinta untukmu..
Lalu untuk apa ada cinta?
Bila hanya membawa luka..

Lebih baik kesucian cinta itu terbang sekarang,
Daripada ia berubah menjadi benci dan dendam..

06 July 2010

Salah saya.

RESE!
lama-lama dia semakin menjadi-jadi,
Semakin gila dan tak karuan!!

BUNUH SAJA!
BAKAR hingga tak berbekas.
HANCURKAN hingga tak berbentuk!

Dia buat saya jadi lemah,
jadi linglung dan idiot!
Dia buat saya menjadi saya yang lain!

ARRGH!
Ternyata bukan!
bukan salah dia,
dia hanya kambing hitam.

ini salah saya,
dan harus saya yang perbaiki.
TITIK.

Untuk sekumpulan teman yang akan pergi.. :'(

Hari ini malam terakhir,
sebelum perpisahan itu datang juga,
besok..

Entahlah,
aku tak suka jika menyebutnya perpisahan,
karena jelas kita akan bertemu lagi nanti..

Terima kasih kawan,
untuk waktu kebersamaan yang sudah terluang,
untuk segala bantuan berharga,
untuk setiap senyuman, tawa, dan perhatian yang kau tunjukkan,
yang mungkin juga tak kau sadari betapa berartinya untukku.

aku percaya hidup adalah sebuah rangkaian pilihan
yang memang harus kita hadapi.

Jangan pernah menyesal,
dan jangan pernah menyerah atas pilihan yang sudah kita ambil,
karena aku yakin,
semua yang terjadi adalah yang terbaik yang Tuhan sediakan..

Selamat menjalani pilihan, kawan,
selamat melanjutkan hidup. =)